Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Admin Sumbar Jaya
•
02 September 2026, 03:50 WIB
•
174 views
Pasaman Barat, Sumbarjaya.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pasaman Barat untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, di Padang, Selasa (1/9/2026).
sebagai bagian dari agenda pengukuhan serentak pengurus HKTI seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sumatera Barat. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran pengurus DPN dan DPD HKTI Sumatera Barat, serta para ketua dan pengurus HKTI tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan ini, Doddy San Ismail beserta jajaran resmi memegang mandat untuk memimpin dan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Doddy San Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru HKTI untuk memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan aspirasi para petani.
Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perkebunan merupakan penopang utama perekonomian daerah yang memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan.
“Keberadaan HKTI diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kelembagaan petani, menyalurkan aspirasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan,” tegas Doddy.
Lebih lanjut, Sekda berharap HKTI dapat membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kelompok tani, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya guna menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian.
Mulai dari peningkatan produksi, pemasaran hasil tani, akses permodalan, hingga pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih modern.
“HKTI dapat berperan aktif dalam mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia petani, serta memperkuat daya saing produk pertanian dan perkebunan kita,” tambahnya.
Doddy juga menekankan bahwa kepengurusan HKTI periode 2026–2031 tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi semata, melainkan harus menghadirkan program kerja dan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani di Pasaman Barat.
Pengukuhan serentak ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi HKTI hingga ke tingkat daerah. Dengan kepengurusan yang telah sah dan dikukuhkan.
"Dharapkan seluruh jajaran dapat menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan riil petani serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pertanian di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat," tutupnya. (Adi)
sebagai bagian dari agenda pengukuhan serentak pengurus HKTI seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sumatera Barat. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran pengurus DPN dan DPD HKTI Sumatera Barat, serta para ketua dan pengurus HKTI tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan ini, Doddy San Ismail beserta jajaran resmi memegang mandat untuk memimpin dan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Doddy San Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru HKTI untuk memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan aspirasi para petani.
Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perkebunan merupakan penopang utama perekonomian daerah yang memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan.
“Keberadaan HKTI diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kelembagaan petani, menyalurkan aspirasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan,” tegas Doddy.
Lebih lanjut, Sekda berharap HKTI dapat membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kelompok tani, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya guna menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian.
Mulai dari peningkatan produksi, pemasaran hasil tani, akses permodalan, hingga pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih modern.
“HKTI dapat berperan aktif dalam mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia petani, serta memperkuat daya saing produk pertanian dan perkebunan kita,” tambahnya.
Doddy juga menekankan bahwa kepengurusan HKTI periode 2026–2031 tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi semata, melainkan harus menghadirkan program kerja dan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani di Pasaman Barat.
Pengukuhan serentak ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi HKTI hingga ke tingkat daerah. Dengan kepengurusan yang telah sah dan dikukuhkan.
"Dharapkan seluruh jajaran dapat menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan riil petani serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pertanian di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat," tutupnya. (Adi)