Persaingan Ketat Empat Kandidat Warnai Pilwana Koto Sani, Demokrasi Tetap Kondusif
Admin Sumbar Jaya
•
09 September 2026, 06:52 WIB
•
33 views
Koto Sani, Sumbarjaya.com - Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, diwarnai persaingan ketat empat kandidat. Meski berlangsung kompetitif, pesta demokrasi tingkat nagari tersebut berjalan aman, tertib dan kondusif, Rabu (9/9/2026).
Empat kandidat tampil dengan visi dan misi masing-masing untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Perbedaan pilihan politik menjadi bagian dari dinamika demokrasi, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan keamanan.
Dalam pelaksanaan Pilwana serentak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Solok, Romi Hendrawan, S.Sos.,M.Si bersama Kabag Hukum Kabupaten Solok, Firdaus, S.H melakukan monitoring secara langsung terhadap pelaksanaan Pilwana di sejumlah lokasi, termasuk Nagari Koto Sani.
Kegiatan monitoring tersebut turut dipantau oleh wartawan senior Zulkifli Muncak. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung jalannya proses demokrasi di tingkat nagari, sekaligus memastikan suasana di lapangan tetap aman dan kondusif.
Romi Hendrawan menyampaikan bahwa Pilwana merupakan momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan pemimpin yang akan membawa pemerintahan nagari ke depan.
Karena itu, seluruh tahapan diharapkan berjalan sesuai ketentuan dengan mengedepankan ketertiban, transparansi dan rasa tanggung jawab.
Ia mengapresiasi masyarakat Koto Sani yang telah menggunakan hak pilihnya dengan tertib. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas bersama.
“Siapapun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, itulah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama. Setelah proses pemilihan selesai, mari kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun nagari,” ujar Romi Hendrawan.
Ia juga mengimbau seluruh kandidat beserta tim pendukung untuk menjaga suasana tetap sejuk dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan.
Seluruh pihak diharapkan mampu menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Sementara itu, Firdaus, S.H., turut memastikan pelaksanaan Pilwana tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung terselenggaranya Pilwana yang aman, tertib, demokratis dan berintegritas.
Wartawan senior Zulkifli Muncak dalam pemantauannya melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses pemilihan.
Kondisi di lapangan yang berlangsung aman dan tertib menjadi gambaran bahwa masyarakat mampu menjalankan demokrasi secara dewasa meskipun terdapat perbedaan pilihan.
Dengan persaingan empat kandidat yang cukup ketat, masyarakat Koto Sani diharapkan tetap menjaga silaturahmi dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai sumber perpecahan. Persatuan masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun nagari.
Siapapun yang nantinya terpilih sebagai Wali Nagari Koto Sani diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
Pilwana hendaknya menjadi awal untuk membangun kebersamaan baru demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Sani. (Yef)
Empat kandidat tampil dengan visi dan misi masing-masing untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Perbedaan pilihan politik menjadi bagian dari dinamika demokrasi, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan keamanan.
Dalam pelaksanaan Pilwana serentak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Solok, Romi Hendrawan, S.Sos.,M.Si bersama Kabag Hukum Kabupaten Solok, Firdaus, S.H melakukan monitoring secara langsung terhadap pelaksanaan Pilwana di sejumlah lokasi, termasuk Nagari Koto Sani.
Kegiatan monitoring tersebut turut dipantau oleh wartawan senior Zulkifli Muncak. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung jalannya proses demokrasi di tingkat nagari, sekaligus memastikan suasana di lapangan tetap aman dan kondusif.
Romi Hendrawan menyampaikan bahwa Pilwana merupakan momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan pemimpin yang akan membawa pemerintahan nagari ke depan.
Karena itu, seluruh tahapan diharapkan berjalan sesuai ketentuan dengan mengedepankan ketertiban, transparansi dan rasa tanggung jawab.
Ia mengapresiasi masyarakat Koto Sani yang telah menggunakan hak pilihnya dengan tertib. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas bersama.
“Siapapun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, itulah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama. Setelah proses pemilihan selesai, mari kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun nagari,” ujar Romi Hendrawan.
Ia juga mengimbau seluruh kandidat beserta tim pendukung untuk menjaga suasana tetap sejuk dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan.
Seluruh pihak diharapkan mampu menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Sementara itu, Firdaus, S.H., turut memastikan pelaksanaan Pilwana tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung terselenggaranya Pilwana yang aman, tertib, demokratis dan berintegritas.
Wartawan senior Zulkifli Muncak dalam pemantauannya melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses pemilihan.
Kondisi di lapangan yang berlangsung aman dan tertib menjadi gambaran bahwa masyarakat mampu menjalankan demokrasi secara dewasa meskipun terdapat perbedaan pilihan.
Dengan persaingan empat kandidat yang cukup ketat, masyarakat Koto Sani diharapkan tetap menjaga silaturahmi dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai sumber perpecahan. Persatuan masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun nagari.
Siapapun yang nantinya terpilih sebagai Wali Nagari Koto Sani diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
Pilwana hendaknya menjadi awal untuk membangun kebersamaan baru demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Sani. (Yef)