Polres Sijunjung Kembali Gelar Kegiatan Binrohtal, Dalam Upaya Perkuat Karakter, Keimanan dan Ketakwaan Personel
Admin Sumbar Jaya
•
10 September 2026, 11:53 WIB
•
45 views
Sijunjung, Sumbarjaya.com - Polres Sijunjung Rutin Gelar Binrohtal, Personel Didorong Perkuat Integritas dan Profesionalisme
Polres Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter, keimanan, dan ketakwaan personel. Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla Nurul Ikhlas Polres Sijunjung pada Kamis (10/9/2026).
Dalam kegiatan ini diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama. Setelah itu, personel mengikuti siraman rohani yang diisi dengan tausiyah mengenai pentingnya memanfaatkan waktu serta mempersiapkan amal sebelum datangnya Hari Berakhirnya Kehidupan di dunia.
Binrohtal diikuti oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., MH bersama para pejabat utama, personel Polres Sijunjung, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Sijunjung.
Dalam tausiyahnya, ustaz juga mengingatkan bahwa waktu merupakan salah satu nikmat besar yang diberikan Allah SWT kepada manusia selama hidup di dunia.
Oleh karena itu, waktu sebaiknya tidak hanya digunakan untuk mengejar kepentingan dunia, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperbanyak amal dan mempersiapkan kehidupan untuk akhirat.
Pesan yang disampaikan ustadz melalui perumpamaan lalat dan lebah. Manusia diingatkan agar tidak meniru lalat yang cenderung mencari dan hinggap di tempat kotor dan berbau.
Kehidupan di dunia hendaknya dijalani seperti lebah yang mencari sesuatu yang baik, berada di tempat yang baik, menghasilkan kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, seorang Muslim juga diharapkan senantiasa memilih jalan yang membawa kebaikan. Hal itu dapat diwujudkan dengan memperbanyak amal
Ayat tersebut menggambarkan keadaan ketika mulut manusia ditutup, sementara tangan dan kaki memberikan kesaksian atas seluruh perbuatan yang pernah dilakukan.
Dalam pesan tausiyah itu menjadi pengingat agar setiap anggota tubuh digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.
Sebelum datangnya hari berakhirnya kehidupan di dunia, ketika seluruh perbuatan dipertanggungjawabkan, setiap manusia diajak untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan dan ibadah. (Fery)