Polres Padang Pariaman Silahturahmi Sekaligus Lakukan Sosialisasi Bersama Pemerintah dan Masyarakat
Admin Sumbar Jaya
•
07 September 2026, 09:56 WIB
•
30 views
Padang Pariaman, Sumbarjaya.com - Di era globalisasi modern saat ini, bahaya narkoba dan kekerasan terhadap perempuan serta anak menjadi perhatian serius Kepolisian Resor Padang Pariaman. Persoalan tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar dapat dicegah sejak dini.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, S.I.K.M.I.K saat melakukan silaturahmi sekaligus sosialisasi bersama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (7/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari, Kader Perempuan, Pemuda, serta Masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba dan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, SE.M.M yang sekaligus membuka kegiatan.
Hadir dalam kegiatan ini, Camat Sintuak Toboh Gadang Rusniwita, S.Sos seluruh Wali Nagari Se-Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Perangkat Nagari, Kader Perempuan, serta Pemuda.
Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati Padang Pariaman menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan, serta anak bukan semata-mata menjadi tugas aparat penegak hukum saja.
Menurutnya, persoalan tersebut menyangkut masa depan generasi penerus bangsa sehingga membutuhkan kepedulian bersama.
Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, harus terus diperkuat agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan berbagai bentuk kejahatan yang terjadi di lingkungan mereka.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari meminta masyarakat agar tidak diam, dan mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif ketika mengetahui adanya dugaan tindak kejahatan tersebut.
Masyarakat yang melihat atau mengetahui secara langsung adanya dugaan penyalahgunaan narkoba, maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak diminta segera mengambil langkah yang tepat dan melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat.
Menurut Kapolres, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian melakukan pencegahan maupun penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan.
“Jangan sampai masyarakat mengetahui adanya tindak kejahatan tetapi memilih diam. Jika melihat atau mengetahui, segera laporkan kepada pihak yang berwenang,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut," tegasnya.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Ketua Karang Taruna Nagari Toboh Gadang, Muharland, turut menyampaikan pertanyaan sekaligus usulan kepada Kapolres.
Ia juga meminta agar edukasi mengenai bahaya narkoba dan kekerasan terhadap perempuan serta anak lebih ditingkatkan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
Menurutnya, lingkungan keluarga merupakan salah satu benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Karena itu, kaum ibu dinilai perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai bahaya narkoba.
“Jangan hanya memberikan edukasi kepada pemuda. Ibu-ibu juga perlu dibekali pengetahuan, mulai dari mengenali bentuk narkoba hingga memahami perubahan sikap dan perilaku seseorang yang diduga menggunakan narkoba,” ujarnya.
Ia berharap kepolisian bersama pemerintah dapat memperbanyak kegiatan edukasi langsung di tengah masyarakat, sehingga upaya pencegahan tidak hanya dilakukan setelah kejahatan terjadi, tetapi dapat dilakukan sejak tanda-tanda awal muncul.
Dalam memperkuat sinergi hingga tingkat Nagari, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat Sintoga dalam menghadapi persoalan sosial yang berpotensi mengancam keamanan serta masa depan generasi muda.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, kader perempuan, pemuda, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba serta kekerasan.
"Melalui edukasi ini, secara berkelanjutan dan keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan tindak kejahatan, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," pungkasnya. (Jef)