Semarak Pawai Alegoris di Kabupaten Solok, Perayaan Rakyat yang Hidup Kreatif dan Penuh Cinta Tanah Air
Admin Sumbar Jaya
•
22 Agustus 2026, 12:00 WIB
•
29 views
Arosuka, Sumbarjaya.com - Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Pawai Alegoris yang berhasil menyedot perhatian ribuan warga di Jalan Lingkar, Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang. Sabtu (22/8/2026).
Ribuan manusia memadati sisi jalan. Merah putih berkibar, drum band menggelegar, dan kreativitas anak nagari tumpah ruah menjadi bukti nyata semangat persatuan.
Pawai dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan peserta mencapai ribuan orang. Mereka datang dari berbagai unsur:
- Pelajar: Murid TK, SD, SMP, SMA, MTsN, hingga Madrasah Aliyah
- Pemerintah: Utusan 14 kecamatan, Nagari se-Kabupaten Solok, hingga seluruh jajaran OPD.
- Masyarakat: Organisasi kemasyarakatan dan sanggar seni.
Masing-masing kontingen tampil dengan ciri khas. Ada yang mengenakan pakaian adat Minang, menampilkan tari tradisional, hingga membawa miniatur rumah gadang dan hasil bumi.
Bupati Solok Dr. (H.C) Jon Firman Pandu, SH hadir langsung di mimbar utama bersama Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu.
Turut mendampingi unsur oleh Forkopimda: Kapolres Solok Arosuka, Dandim 0309 Solok, anggota DPRD, Sekda Jefrizal, pimpinan BUMD, Ketua GOW Lian Oktavia, kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Bupati Solok beberapa kali berdiri dan melambaikan tangan menyambut setiap kontingen yang lewat. Wajahnya tampak antusias menyaksikan kreativitas warganya.
Kemeriahan pada pawai Alegoris ini memuncak, saat barisan drum band dan marching band melintas di depan panggung. Sorak-sorai warga pecah, tepuk tangan tak henti.
Yang menariknya, sejumlah kontingen juga membawa kuliner khas Solok dari berbagai kecamatan seperti Dendeng Batokok, Karupuak Sanjai, dan Lamang Tapai.
Sementara kontingen OPD menampilkan stand mini berisi capaian program, hasil karya, dan inovasi pelayanan publik selama setahun terakhir. "Ini bukan hanya pawai. Ini pameran potensi Solok," ujar salah seorang warga.
Di sela kegiatan, menyampaikan apresiasinya. "Pawai ini adalah bukti bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di hati masyarakat Solok. Gotong royong, kebersamaan, kreativitas, dan nasionalisme terpancar dari setiap langkah peserta," katanya.
Bupati menyebut, Sinergi Jadi Modal Utama Membangun Daerah. Ia berharap momentum HUT ke-81 ini menjadi energi untuk membangun Solok yang lebih maju.
"Dengan semangat 81 tahun merdeka, mari kita kuatkan persatuan seluruh elemen masyarakat. Dari nagari, kecamatan, hingga pemerintah daerah, kita berjalan bersama untuk Kabupaten Solok yang Bermartabat," tegas Bupati.
Pawai Alegoris ini tidak sekadar hiburan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk:
- Memupuk nasionalisme generasi muda melalui kostum dan atraksi bertema perjuangan
- Memperkenalkan budaya dan potensi setiap Nagari.
- Memperkuat sinergi antara pemerintah, pelajar, dan masyarakat.
- Menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Kabupaten Solok dan Indonesia.
Sampai pawai selesai, antusiasme warga tidak surut. Banyak yang rela berdiri berjam-jam demi mengabadikan momen dan melihat langsung barisan peserta.
Kabupaten Solok menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, tetapi perayaan rakyat yang hidup, kreatif, dan penuh cinta tanah air.